Rabu, Agustus 13, 2008

Kisah dua sejoli

Tejo Purnomo, seorang ingsinyur geologi, jauh-jauh datang ke Jakarta dari Lombok untuk suatu keperluan. Mengetahui keberadaannya, juru kunci tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Dibujuklah si Tejo agar berani naik taksi dari Ciledug ke Pondok Indah Mal dan diarahkan ke Coffee Bean untuk nongkrong sambil minum kopi hitam.


Tak betah minum kopi sendirian, si Tejo akhirnya menghubungi soul mate-nya yang sudah tidak ditemui sekian lama agar sudi menemani. Singkat cerita terjadilah peristiwa bersejarah terdahsyat dalam kurun dua puluh lima tahun terakhir. Bertemunya dua sejoli yang sudah saling memendam rindu. Perhatikan kemesraan mereka yang begitu mengharu biru. Seakan semesta menjadi milik mereka berdua. Orang lain di sekitarnya tak lebih hanya pelengkap penderita semata.

2 komentar:

YOGYAKARTA mengatakan...

Tejo, ati-ati.. aja ngrangkul-ngrangkul sebelahmu kuwi... deweke duwe penafsiran bedo lo...

Unknown mengatakan...

Anang "Ryan"kani Noor dapat mangsa baru.