Reuni Lintas Benua di Sambara
Hari Senin 14 Juli 2008 sebetulnya juru kunci sangat berhasrat bisa mengambil foto reuni antara para mbokdes: Rinta-Frida- Dinar-Sinta. Kamera sudah disiapkan tinggal menunggu instruksi menuju lokasi. Tapi tampaknya jalur sms pada hari itu sangat crowded. Komunikasi juru kunci dengan mbokde Dinar baik via sms maupun telpon seluler terganggu. Time lag antar sms menjadi sangat lama, sehingga saya kehilangan pedoman menuju lokasi. At the last minute akhirnya saya bisa kontak via HP dengan mbokde Dinar, sementara acara maksi mereka menjelang berakhir. Secara naluriah, juru kunci cuman titip agar momen tersebut diabadikan melalui media foto.
Walaupun dengan HP Camera 2 megapiksel lumayanlah momen bersejarah 25 tahunan tersebut dapat didokumentasi.
Cuman karena modelnya memang para simbok yang betul-betul gede (atau gede-gede betul), hasil jepretan dengan hp camera 2 megapiksel kurang maksimal. Lain kali mungkin diperlukan kamera dengan kapasitas 25 megapiksel supaya didapat hasil yang cemerlang dan seramping aslinya ;-))
Para Sodara sekalian inilah foto mereka,...
Frida eks P4 yang mukim di Uttrech dan Rinta eks P1 yang tinggal di Tennesse jauh-jauh datang dari luar negeri ndak tahunya ketemu di resto dekat dapur Sunda.
Gerombolan Si Berat tanpa Paman Gober ;-)
Walau berbeda bangsa: Londo-Jowo, Londo-Londo, Londo-Amrik, tapi mata mereka sama-sama sipit karena berasal dari satu nenek moyang, konon katanya dari Provinsi Yunan di Hindia Belakang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar